berikut petikan penjelasan Para Ahlinya
Status FB Adi W Gunawan 19 november 2015
Saya sering dapat pertanyaan dari para rekan sejawat hipnoterapis dan juga para Sahabat FB mengenai mesmerisme. Pertanyaannya sama yaitu: Apakah mesmerisme adalah hipnoterapi?
Untuk menjawab ini tentu kurang elok bila saya menggunakan pemahaman dan pemikiran saya semata, walau saya sudah punya jawaban yang lugas dan tegas mengenai hal ini.
Untuk itu saya menggunakan standar yang digunakan lembaga hipnoterapi resmi dan terkemuka di dunia sebagai acuan. Bila menggunakan standar ACHE (American Council of Hypnotist Examiners) dengan tegas dinyatakan bahwa mesmerisme bukan hipnoterapi.
Hal menarik dan sangat perlu dicermati adalah pernyataan resmi AHA (The Australian Hypnotists' Association), lembaga terkemuka yang berdiri tahun 1949.
Menurut AHA, terdapat empat kelompok kompetensi/kecakapan yang dikuasai oleh praktisi hipnoterapi.
Empat kelompok kecakapan ini adalah:
1. core competencies
2. auxiliary competencies
3. optional competencies, dan
4. peripheral competencies.
Core competencies adalah kompetensi paling mendasar yang mutlak harus dimiliki dan dikuasai dengan baik oleh hipnoterapis profesional, antara lain memahami kondisi trance, induksi, teknik deepening, penanganan katarsis dan atau abreaksi spontan, dll.
Auxiliary competencies meliputi antara lain pemahaman akan sejarah hipnosis dan hipnoterapi, visualisasi, regresi, progresi, rapport, teknik uncovering, menangani resistensi, teknik untuk klien anak, dll.
Optional competencies meliputi antara lain penggunaan alat dalam praktik hipnoterapi seperti pendulum, egg-timer, metafora, kaset/CD, halusinasi positif/negatif, visualisasi untuk membantu penyembuhan sakit kritis, khususnya kanker.
Peripheral competencies adalah kompetensi di luar tiga kompetensi pertama dan ini adalah kompetensi dari modalitas lain seperti akupuntur, aversion therapy, dream therapy, EMDR (eye movement desensitization and reprocessing procedure), homoepathy, Jungian analysis, MESMERISM, Past Live Therapy atau yang lebih populer dengan Past Life Regression/PLR, NLP, kecuali bila pelatihan NLP ini berorientasi hipnoterapi, psikoanalisis, reiki, rebirthing, Rolfing, Traditional Chinese Massage, Transactional Analysis, vitamin therapy, dll.
AHA tidak menerima namun juga tidak menolak, tidak mendukung namun juga tidak melarang peripheral competencies ini sebagai bentuk praktik terapi. Peripheral competencies merujuk pada minat pribadi praktisi yang melamar ke AHA untuk diterima sebagai "clinical member".
Dalam menilai kecakapan dan kemampuan praktisi hipnoterapi yang ingin bergabung dalam AHA, peripheral competencies sama sekali diabaikan dan tidak digunakan sebagai komponen yang dinilai.
Jadi, apakah mesmerisme adalah bagian dari hipnoterapi?
Jawabannya sepenuhnya saya kembalikan pada Anda yang membaca ulasan ini.
Reza Anggara Apakah mesmerism adalah hipnoterapi ?
Jawabannya memang BUKAN.
Mesmerism ya mesmerism, bukan hipnoterapi.
Namun melalui jalur mesmerism, kita bisa membantu klien menjadi lebih baik dengan jauh lebih cepat.
Contohnya :
1. Membantu klien dengan kasus kecanduan merokok, main game, sex, gula hanya dalam waktu 55 detik saja.
2. Membantu menerapi klien dengan kasus luka batin, trauma, kemarahan, dendam, depresi dll hanya dalam waktu 1-3 menit saja.
3. Melakukan Age Regression/Past life regression dengan mata terbuka.
4. Mengatasi masalah konflik batin tanpa perlu memanggil bagian yang konflik untuk diskusi.
5. Mengatasi masalah kecemasan, kegelisahan dalam waktu 60 detik.
6. Mengatasi pundak/leher kaku, sakit otot, syaraf kejepit dalam waktu 10-15 detik.
7. Menerapi kasus alergi, vertigo, asma, migrain dalam waktu 3-5 menit.
8. Dan masih banyak lagi manfaatnya ketika kita mengetahui tehnik mesmerism yang asli.
Jadi, apakah mesmerisme adalah bagian dari hipnoterapi?
Jawabannya sepenuhnya saya kembalikan pada Anda yang membaca ulasan ini
Fika S. Setiono Kalau menurut saya Mesmerism adalah nenek moyang hipnoterapi, ...
Tiga Orang tsb diakui didunianya Adi W gunawan dengan hipnoterapi klinis nya ,Reza Aggara dan Fika S Soetinono dengan dengan Mesmerism dan Magnetismnya ,, namun pak Adi sepertinya masih malu malu kucing untuk menjawab dengan tegas dan lugas,ia mengungkapkan pendapat beliau dengan menggunakan metafora dari pernyataan resmi AHA,
Hal ini berbeda dengan Reza Anggara yg tegas dan lugas menjawab bukan , walaupun bukan esensi yg menjadi alasan jawabanya ,bahkan terkesan bergeser fokus mesmerism lebik baik dr hipnoterapi disertai fakta yg ada
Pakar Radical Mesmerims Fika S soetiono menjawab pertanyaan dengan jelas dan tersamar ,dengan jawaban bahwa mesmerism adalah nenek moyang hipnoterapi .tanpa menyebutkan penjelasan lebih lanjut .
apapun pendapat pakar pakar tsb , semuanya sebenarnya bisa disederhanakan dengan sebuah pertanyaan
1.Apakah ada kesamaan Pengertiaan secara luas antara Hipnoterapi dan Mesmerism ?
2."apakah ada kesamaan struktur antara mesmerism dengan Hipnoterapai ? "jika jawabanya Ya ... maka anda kan menjawabnya dengan Lebih Logis dan tepat .
0 komentar:
Post a Comment